Kesehatan
Keajaiban Pijatan
Tanpa efek samping dan ampuh
Dahulu, membawa bayi ke dukun pijat masih dilakoni orang tua. Tapi kini, tradisi pijat ke dukun bayi mulai luntur. Lalu , bagaimana tradisi pijat bayi sekarang?
DI ZAMAN MODERN SEPERTI SEKARANG, membawa buah hati ke dukun bayi terdengar mengerikan. Tapi, jika sudah mengetahui segala manfaat pijat, dukun pijat bayi tak lagi menakutkan. Bukannya membela, saya hanya ingin menumbuhkan kembali kebiasaan pijat anak yang sudah langka ini.
Bagi anda yang memerlukan tenaga yang lebih qualified, kini, semakin banyak layanan pijat di rumah sakit atau individual dapat anda temukan. Tak hanya si kecil yang mendapat pelayanan pijat, Anda pun memperoleh ‘kursus kilat’ yang dapat diterapkan di rumah. Selain merekatkan ikatan batin orangtua-anak, melancarkan peredaran darah, meregangkan otot dan syaraf yang tegang, pijatan juga menyimpan ‘keajaiban’.
Menurut institusi di Australia yang menyediakan informasi tentang pijat bayi (IMMS), pijatan orangtua membuat stres yang dialami bayi menguap. Stres ini bisa terjadi karena perubahan lingkungan, kolik, tumbuh gigi, masalah pencernaan yang belum sempurna, atau emotional stress-nya. Misalnya, untuk mengatasi masalah ingus bayi yang sulit keluar atau si kecil yang kurang napsu makan, Anda cukup memijat lembut daerah sekitar bagian tubuh yang berkaitan secara berulang-ulang.
Satu hal yang perlu Anda camkan, pijatan pada bayi tidak sama dengan pijatan yang biasa diterapkan pada orang dewasa. Memijat buah hati harus disertai kasih sayang dan kesungguhan hati. Oleh karena itu, ajak anak Anda untuk dipijat minggu ini. Dan buktikan ‘keajaiban’-nya.
Tips Memijat Bayi :
- Bersihkan tangan
- Lakukan saat mood sedang baik
- Sebelum memijat, minta izin pada si kecil
- Jangan memaksa
- Pijat selama 15-30 menit setiap hari
- Jalin komunikasi (obrolan atau candaan ringan) sembari memijat

Komentar»
No comments yet — be the first.